Diam

Kamis, 17 Februari 2011

Terdiam dalam renungan
menunggu akan ketidak pastian
hanya diam...
Tersudut kan akan diri
Yang tak lagi dapat terobati 
karna sakitnya hati
lepas... biarlah lepas
terbang jauh dari kegundahan
yang merenggut diri dari jiwa emosi

terdiam ku di sini
hanya sendiri
berulang kali untuk menyadari
tak ada kata untuk kembali
dan hanya bisa menangisi yang telah terjadi
lalu...biarlah berlalu, agar dapat terlupakan
bukan maksud hati untuk meninggalkan
Hanya saja tak ingin terbayangkan,
akan masa yang tak di inginkan

Terdiam, hanya terdiam yang di lakukan
berharap melepas semua yang tersimpan
membuka kembali keindahan 
dalam lembar baru yang tak kan dilupakan

4 komentar:

dieziz mengatakan...

diam.. diam tak berarti menang. dan pula tak berarti kalah,,
tetapi diam lebih berharga di bandingkan emas..
haha gg nyambung ea,, wkwk

Nurjannah mengatakan...

tapi hanya berdiam saja apakah suatu masalah kan terselesaikan dngn baik :)
tak selamanya diam itu emas dek

Dian mengatakan...

aku setuju..kadang memang adakalanya diam, dan disaat diam..bukan berarti gak melakukan apa-apa.

"bukan kah kesedihan sering kita alami, teruslah bermimpi..jangan berhenti"--Ipank(Teruslah Bermimpi)

^

Nurjannah mengatakan...

makasih kak ^,^

Posting Komentar