Postingan Geje

Minggu, 29 Mei 2011

"mengapa saya tidak bisa hidup layak nya orang pintar yang normal biasa hidup"
Huahahahahahahhahahahahaha,. tiba-tiba terfikir kalimat seperti itu di benak say, ntah mengapa.
kamu tau yg membuat saya geli sampai terpingkal-pingkal apa?
kalimat "layak nya orang pintar" itu dia potongan dari kalimat di atas yang membuat saya terus tertawa.
ntah kepedean, narsis, atau galau.. bisa ya saya bilang seperti itu.
padahal jikalau berkaca diri 180% berbeda dan jah dari kata pintar, rajin, tekun.
huft... jadi sedikit emosi kan saya.
hemm,.ntah lah saya hanya ingin menyeangkan diri sejenak dengan angan-angan hampa saya ini.
jikalau saya pintar, mengapa hidup saya bisa jadi berantakan seperti ini. sama seperti rambut saya yang tak pernah
terurus. seperti Tarzan perempuan. huaaaahahahaha...
cukup lah penghinaan diri sendiri ini.
Hemm saatnya saya membanggakan diri saya sendiri yang sebenarnya saya bisa jikalau saya mau, dan saya tidak akan
pernah bisa sebab saya tidak mau.
ini postingan geje, otak saya sudah terkontaminasi dengan virus lapar. jadi konsentrasi saya bubar bgtu dengar
suara kroncong dari perut.
hanya ingin memenuhi postingan minggu ini saya sebenarnya.
yah sudah lah. saya harus membaringkan tubuh terlebih dahulu saja. baru saya kembali mengerjakan
Tugas Besar SIM.

Berbekal sotoy

Senin, 23 Mei 2011

Ntah lah sejujurnya saia sudah MUAK untuk memaparkan penderitaan saia kali ini,
tapi harus saya ceritakan agar tak lagi mengganjal di hati,
berawal dari saya yang SUPER GALAU karna akutansi yang dalam dunia dalam berita nilai
saya sangat amat keren, sudahlah malas saia membahas itu. karna hidup jadi tak nikmat lagi akhirnya
mba saia mengambil tindakan untuk mengajak saia pergi (padahal dya ga ad uang -_-" )
dengan berbekal nekat mba pun memberanikan diri dan mempertebal rasa malu, meminjam
motor teman kami Betty alona magnum,. setelah motor di pinjam sesuai dngn janji,
motorpun tiba di kost ku pukul 07.37 ,. masih blm yakin kami untuk pergi. tapi karna galau yang semakin
menguasai diri yang kurus kering ini, jadi kami berani'in aj brangkat..
ntah lah kami pergi ke mana tujuan pun tak jelas.di jalan baru di kompromikan, akhirnya kami putuskan untuk
nonton bioskop di BSM (Bandung Super Mall), Ok dengan gigi kering aku menyetir motor,
dan si mba sebagai petunjuk arah yang tidak baik dan kurang benar. Dia yang error atau saya yang ga salah, tp ntah lah
pada saat galau tingkat akut seperti itu saya di suruh membawa motor. dengan instruksi yang membingungkan, lampu rambu lalu lintas
menunjukan warna hijau, tp ku tahu jikalau ngebut cukup bahaya karna itu sudah hampir mendekati merah. aku pun di paksa untuk tancap gas
hampir sampai lampu rambu dya menyuruhku untuk berhenti,... (huaaaahuaaaaaaa pengen ku tendang rasa nya ni orang) sesudahnya aku ambil posisi
untuk tetap lurus, beberapa detik kemudian ada suara dari belakang ku untuk belok ke kanan,. aaaaaghhh gmna si ini, sungguh membingungkan aku,
setalah belok kanan, tak hanya berhenti di situ saja. mba pun berkata "uMm..bner ga ya lwat sini" huft->pasrah aku.
akhirnya sampai juga di BSM, tak hanya 1x saja kami ke sana tapi bisa di bilang cukup sering tapi beramai-ramai. tapi mengapa hanya kami berdua
saja membingungkan diri, di mana arah masuk untuk motornya. huft
akhirnya dengan muka plongo' kami menemukan pintu masuk parkir motor nya, kemudian sampai dalam. Kebodohan kami timbul lagi, kami bingung parkirnya di mana
karna tempatnya sedang ad pembangunan TRANS STUDIO. dengan berjalan perlahan kami pun menemukan tempat parkirnya. Sampai di dalam, lagi lagi muka bodoh tergambar dari raut wajah kami.
kami bingung pintu masuknya dari arah mana. hehehe... dengan berbekal nekat dan rasa sok tingkat dewa, kami pun menyusuri jalan yang ntah berantah itu di mana.
ada petunjuk arah "->Supermarket->" kami pun mengikuti arah itu, sampailah pada ntah lantai berapa. berkeliling dengan penuh percaya diri dan pengharapan
bisa bertemu pintu keluar supermarket. Mungkin karna tampang kami yang kusam,kucal dan tak meyakinkan untuk berbelanja akhirnya seorang petugas menunjukan jikalau keluar ke arah pintu barat
OKEYyyyyy... cukup malu lah saia, tp ga tau dngn mba saia ini. mungkin dia sudah tak punya malu lagi ( -_-)" ..
Tak berakhir di situ saja, setelah keluar dari Supermarket itu. OKaYyy,.. sepanjang mata memandang hanya ada lorong sempit yang terapit oleh Triplek sebagai pembatas ruangan, kami palingkan
penglihatan, huft~~ suara'' Brisik para pekerja, dengan berbekal Ke'PD'an dan sok tau yang besar kami pun tetap mencari keberadaan XXI. keliling-keliling-keliling setelah lama mencari kami menemukan
tangga tak berjalan, kami pun naik ke atas kemudian keliling-keliling-keliling naik lagi dan kami menemukannya. huft untung saja masi buka tu XXI, dengan gigi kering, bdan berkeringat, muka kusem
luar binasa kami memasuki ruang, sampai sana ada 4 film yang di sajikan tp kami pilih yang berjudul "(...)" ->{ga boleh di sebutin judulnya sama mba nya} ,
dapat jam 08.45 WIB ! kata yang jual tiket <penontonnya cuma berdua T.T > mati lah itu, sungguh Romantisnya kelakuan kami ini...
Okee bisa kebayang kan berapa puluh bangku yang ada di dalam BIOSKOP tapi hanya 2 bangku yang terpakai, mampus dah tu.. yah ap boleh buat. Terpaksa..
tiket sudah di beli,film sudah mau di putar. akhirnya hanya berdua.. BERDUA SAJA ! kami masuk ke dalam bioskop yang suram itu, sungguh romantisnya kami.. (HEH JANGAN MIKIR YANG ANEH" ! )
setelah di dalam tak lama kemudian aku teringan kunci motor, ku pun tanya ke mba. tp mba ga ngerasa ngebawanya, okey lemes seketika aku. itu motor orang, ilang mampus sudah aku, tak mampu lah aku mau
belinya, untuk makan aj udah susah. aku gak brani turun lagi ke bawah karna aku ga tau jalan dan badanku sudah lemes pikiran kacau, akhirnya mba yang langsung turun ke bawah(tapi ga terjun dari lantai atas juga x)
ternyta dia beruntung, jalannya di tunjukan oleh tukang satpam. ku menunggu dengan penantian yang menyikasa, jantung berdegub kencang sama hal nya seperti mau menunggu pengumuman UN.
tak lama waktu berselang, mba pun datang dngn membwa kabar yang menenangkan hati. kuncinya tertinggal di jok motornya.sudah lupakan ttg hal kunci
kami pun melanjutkan menonton, selesai sikitaran jam 10.40 wib. kemudian kami pun bernjak dari tempat duduk,
dan aku tercengang, yang ada di ruangan itu hanyalah instruktur bangunan dan beberapa orang pekerja nya yang memakai helm proyek.
tak satupun penjaga XXI yang ku lihat. kembali pulang dengan muka lesu,berputar putar ntah berapa kali, akhirnya kami lihat di salah satu depan cafe bertuliskan ->ke arah tempat parkir->
kami pun menyusuri jalan tersebut. DAN benar saja itu memang tempat parkir, tapi sejauh mata memandang itu tempat parkir mobil. di bawa situ bnyak sekali pekerja yang 100% laki-laki..
tamat sudah kami, di ledekin di sana. dengan memperlebar langkah kami berjalan ke tempat semula dengan harapan bisa mencari jalan keluar lain.
tapi ketika kami berbalik, ternyata pintunya udah di tutup. okey...
tak berputus asa kami pun mengikuti arah mobil ke luar, ternyata kami menemukan sepasang anak manusia yang lagi kebingungan jg,
udah aj kami berjalan di belakan mereka. setelah kami sadar ternyta kita itu sama saja memutar 180 derajat. dari parkiran mobil ke motor, Ya Allah ,.,.,.
cape nya badanku, tak patah arah tujuan kami mencari motor yang di parkir, dan braaaaaaangcuuuuuuuuuussssss go To kost...
huft lelah nya perjalanan hari itu,,

Sii Blo'ond Berulah

Kamis, 19 Mei 2011

stelah 2 hari saya tidak bertemu laptop akhirnya saya bertemu jg, huft ntah di mana lagi
saya bisa menuangkan cuap-cuap gak bermutu ini selain di laptop dengan notepad tersayang.
berawal pada hari jum'at suram, saat itu sedang ada post test madis, dengan penuh beban 
aku kerjain tu soal dengan ekstra dongo, prasan tu soal-soal yang udah pernah saya kerjain
waktu latihan dengan tentor saya yang super gaul dan penuh dengan teoritis itu. otak saya 
berasa soak setelah melihat soal. 
Dengan percaya gigi saya mengerjakan seingat dan sefaham penuh dengan kepasrahan. jam 4 on time TRAVEL CIPAGANTI sudah menunggu saya untuk pergi ke jakarta selesai quiz aku langsung angkat kaki dari kelas terkutuk itu. karna kebodohan dan penyakit lupa akupun mampir membeli gorengan dulu di dekat kampus, melihat jam sudah jam 14.39 WIB mata ku pun terbelangak dengan muka melongok, akhirnya akupun terburu-buru kembali ke kost, sampai di kost yang aku ingat cuma kamera titipan kakakku,telpon berdering aku angkat ternyata dari mba ku memberitahukan kalau tema dengan baju muslim putih,hadoh say pikir kalau saya datang acara pasti sudah bubar selesai. jadi saya putuskan untuk memakai baju kaos putih aj, dengan pinjaman motor langsung ngebut ke TKP sama mba ku
eh sampe sana ternyata tiket yang sudah di pesan belum terdaptar, (jadi tadi telpn pesen tiket masuknya ke mana tu) hadoohh ad ad aj, dan lagi saya harus menunggu pengetikan yang super cepat itu. selang beberapa detik mobilnyapun sudah datang, perjalanan sekitar 3jam'an sampai di rumah, ternyaata acara blm selesai. 
dengan tampang sumpah super gembel kucel lengket ga jelas gt seluruh badan. ku pun mengambil posisi tersudut berharap tak ada yang menyadari kehadiranku..luar biasa malu sangat gila gimana gitu. tak lepas dari itu saja, selesai acara pengajian.
akhirnya semua pun pulang, huaaa aku ingin sekali mandi, kemudian mengganti bajuku. begitu aku membuka tas.
terdiam lah aku 10thn, ternyata aku baru sadar kalau aku itu gaul gila gimana gtoh,,, huks huks,,,
bodoh kali aku, aku lupa membawa baju baik luar maupun dalam sehelaipun. huaaaaaahuaaaaaaaahuaaaaaaaa
dengan muka gak tau malu akhirnya aku meminjam baju celana kakaku, dan bersyukurlah ad sepasang baju beserta dalam dalam dalam terdalamnya yang pernah tertinggal di sini, terasa aman untuk malam ini, tapi bsok-besok ntah lah. bayangi sendri saja bagaimana
nasibku selanjutnya. bsok ada pernikahan pamanku yang di selenggarakan di gedung, dan U know ! itu temanya ungu.
sialllll ... baju ga punya sama sekali, akhirnya aku harus memakai gaun kakakku dulu, dan kamu tau itu warnanya...
itu warnanya merah marun, huaaaaaaahuaaaaaa tabrak lari kabur ga tanggung jawab tu namanya, tahan napas, tahan pula rasa malu, sialll... huft, pesta yang menurut ku sumpah garing abis. 
pulang ke rumah dengan segera menyelamatkan jiwa yang sudah tersengat matahari ini. angkat kaki dari tempat pesta jam 11 dan sampai  di rumah jam .. bisa bayangin kan 5 jam
di dalam mobil, huaaa mateng mutung gmna gt. tak tanggung tisue di dalam mobil pun habis seketika. padahal jikalau di tempuh ya sejam lah. ga kebayang ni jakarta penuh dengan tumpukan besi besi berjalan. 
kalau aku jadi walikota atau presiden tar aku mau mencanangkan pemakaian sepeda goes untuk pribadi. dan kendaraan umum tetap di berlakukan. jadi ga ad lagi tu ceritanya
punya kendaraan bermesin pribadi. jangan-jangan kalau semua orang dah kaya, mau pada beli hellikopter pribadi jg dong,
ga kebayang kan di langit sampe macet jg. hadoohhh..
sesampai di rumah semua rencana jalan-jalan di pending sampe pening, katanya si mau jalannya bsok aj minggun nya,  dan ini sudah hari minggu, jadi kpan mau jalan-jalannya, kok habis masak lalu makan, kemudian pada menyusun barisan rapat semua di kaSUR tempat tidur, hadoohh ga bener nich, ckckckck... yah dan akhirnya saya hanya pasrah menunggu mereka sadar kalau saia menunggu mereka untuk beranjak pegi mencari kesenangan melepaskan kepenatan yang ada, sambil menunggu sayapun hanya melongok di depan

televisi ini. huft...

Bandung Techno Park, Siap Wujudkan Masyarakat Informasi

.

Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) secara luas telah mendorong dunia menuju tatanan baru. Dimana, ekonomi akan terkonvergensi dengan informasi. “The Digital Lifestyle” dan “knowledge based economy” menjadi tantangan TIK di era konvergensi.
Di tengah persiapan pemerintah Jawa Barat menuju Jabar Cyber Province (JCP) tahun 2012, Institut Teknologi Telkom (IT Telkom) bersama Departemen Perindustrian Republik Indonesia (Deperind RI) segera membangun Bandung Techno Park (BTP).
Keberadaan BTP diharapkan menjadi ICT (Information Communication Technology) Park yang berkontribusi dalam pembentukan Masyarakat Informasi Indonesia (MII) yang menggerakan roda ekonomi nasional di bidang Informasi dan Telekomunikasi. Penanggung Jawab BTP, Ir. Jangkung Raharjo, MT memaparkan,
http://1.bp.blogspot.com/_yeEis94afNE/S06TbRVX0KI/AAAAAAAAAfM/ZXgMutJsSDI/s320/peran+Bandu+Techno+Park.JPG
“Sementara ini, ada dua lembaga yang dipersiapkan menjadi bagian dari BTP, yakni Unit Pelayanan Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPT TIK) dan Pusat Desain Telekomunikasi (PDT),”
Jelasnya, UPT TIK bertujuan untuk menumbuhkan dan membina industri kecil dan menengah (IKM) di bidang ICT. Dalam hal ini, Deperind memberikan sejumlah perangkat moderen di tahun 2007 hingga sekarang. Selama ini kegiatan UPT Telematika didukung oleh Desperindag Jabar. Di tahun 2009, IT Telkom kembali dipercaya Deperind RI untuk mengembangkan Pusat Disain Telekomunikasi (PDT) yang akan segera dibangun. Nantinya, aktivitas PDT sangat kental dengan kegiatan riset-riset aplikatif.
“Secara keseluruhan, ada 8 (delapan) fokus bidang bisnis BTP nantinya. Yakni Research ang Development (R&D), Educational Training, Consultancy, Facility Provider, Business Mediation, Information Distribution, Certification, dan Production Support,”
Jangkung Optimis, BTP akan menciptakan technopreneur di kalangan mahasiswa. BTP siap mewujudkan masyarakat informasi indonesia dengan membentuk tenaga ICT yang berkompeten dan berdaya saing .
Ihwal pembangunan BTP Jangkung menyampaikan, prosesi peletakan batu pertama dilaksanakan Selasa (12/1).
“Lokasi BTP berada di Kawasan Pendidikan Telkom, Jalan Telekomunikasi Terusan Buah Batu Bandung.Rencananya akan ada enam gedung yang akan dibangun untuk menunjang BTP. Terdiri dari gedung utama, gedung Research and Development, gedung pelatihan, gedung pergudangan dan gedung untuk kegiatan pembinaan. Namun, sementara ini Yayasan Pendidikan Telkom baru mampu membangun satu gedung utama di atas tanah seluas 1000 meter persegi dan akses jalan masuk sepanjang 400 meter, dengan menghabiskan dana sekitar 6 milyar rupiah. Targetnya, tiga tahun kedepan BTP rampung secara keseluruhan” paparnya.
Sejak awal kepemimpinan Rektor IT Telkom Ir. Husni Amani, BTP sudah menjadi impian IT Telkom. Jangkung menilai, BTP meningkatkan kualitas dan kuantitas riset sehingga mempercepat terwujudnya World Class University yang dicanangkan 2017. Sementara ini, BTP didukung oleh 42 laboratorium IT Telkom.
Menurut jangkung, investasi telekomunikasi di Indonesia mencapai 300 Trilyun, dan sebanyak 5% baru dimanfaatkan konten lokal. Baginya hal itu sangat disayangkan. BTP Harus menangkap kesempatan itu. BTP bisa menjadi wadah bisnis antara akademik, industri dan pemerintah berupa riset bersama dan sharing teknologi. Dengan demikian, akademisi bisa memberi kontribusi berupa riset yang dibutuhkan pemerintah sebagai pembuat regulasi. Sedangkan keuntungan finansial akan diperoleh industri sebagai penggerak roda ekonomi.
Senada Jangkung, Dirjen Aplikasi Telematika Cahyana Ahmadjayadi dalam sambutannya menyatakan,
“ Eksistensi BTP sudah bisa diantisipasi. Mengingat teknologi ICT semakin konvergen. Lihat saja teknologi NGN, baru juga dipasarkan sudah disusul teknologi yang dikenal dengan Long Term Evolution (LTE). Bahkan tahun 2015 nanti terdapat 1 trilyun device yang tergabung dalam Internet Protocol. Semua itu menjadi pertimbangan peluang bagi dunia telekomunikasi,”
Jangkung menegaskan, BTP bukan hanya milik IT Telkom. Perguruan tinggi lain juga bisa bergabung di BTP. Setiap perguruan tinggi tentunya memiliki keunggulan berbeda-beda. Setiap keunggulan bisa digabungkan untuk bersama-sama mengembangkan BTP. Ada ratusan industri kreatif di Jawa barat. Dan Bandung sering pula mendapat sebutan Bandung Kota Teknologi. Tentunya, BTP semakin memperkuat imej tersebut.
http://3.bp.blogspot.com/_yeEis94afNE/S06T3xvXVbI/AAAAAAAAAfU/hIAqb_RHmyE/s320/DSC_0107.jpg
Pada Peresmian Pusat Desain Telekomunikasi dan Pencanangan Bandung Techno Park
Institut Teknologi Telkom (IT Telkom) menggelar Peresmian Pusat Desain Telekomunikasi, sekaligus Pencanangan Pembangunan Bandung Techno Park, Selasa (12/1). Acara berlangsung pukul 09.30 WIB di Gedung Learning Center IT Telkom, Jalan Telekomunikasi Terusan Buah Batu Bandung.
Acara tersebut diawali dengan pembukaan dan doa. Kemudian dipuncak acara, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Direktorat Jenderal Industri Alat Transportasi dan Telematika Departemen Perindustrian dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Jawa Barat dan Institut Teknologi Telkom tentang Pendirian Pusat Desain Telekomunikasi. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan penjelasan singkat mengenai Bandung Techno Park, sambutan Rektor IT Telkom, Ir. Husni Amani, MM., MSc, Sambutan Direktur Utama PT. Telkom Rinaldi Firmasyah, Sambutan Gubernur Jawa Barat, Sambutan Dirjen Industri Alat Transportasi & Telematika Deperin (Menteri Perindustrian). Komitmen bersama pembangunan Bandung Techno Park ditandai dengan peletakan batu pertama.
Rencananya, pembangunan Bandung Techno Park terdiri dari enam buah cluster yang terdiri dari Gedung utama, Gedung R&D, Gedung Training (UPT Telematika), dan beberapa ruang pembinaan. Gedung utama terdiri dari 3 lantai, berdiri di atas tanah seluas 1.000 meter persegi.
Bandung Techno Park merupakan kerjasama IT Telkom dengan Departemen Perindustrian Republik Indonesia. Sementara ini ada dua lembaga yang dalam waktu dekat akan dikembangkan di Bandung Techno Park yakni UPT Telematika dan Pusat Desain Telekomunikasi (PDT). Dari kerjasama ini, diharapkan Bandung Techno Park memberikan kontribusi penting dalam membentuk masyarakat informasi di Indonesia. Masyarakat informasi mampu mengelola dan memanfaatkan informasi bagi kesejahteraan dirinya.
Dengan demikian roda ekonomi nasional di bidang informasi dan telekomunikasi dapat bergerak dinamis. Bandung Techno Park juga menjadi katalis dalam pertumbuhan ekonomi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan dan teknologi.
Bandung Techno Park menghubungkan antara pihak akademik, bisnis dan pemerintah.
Hubungan kerjasama yang sinergis diantaranya akan meningkatkan pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), mencakup infrastruktur, aplikasi, konten, konteks dan regulasi. Hubungan antara dunia akademik- bisnis- pemerintah secara sinergi dalam mendukung pertumbuhan industri lokal melalu transfer teknologi, joint research dan dukungan regulasi. Pertumbuhan Industi Kecil-Menengah (IKM) berbasis Ilmu pengetahuan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus sebagai penguatan sendi IKM dari persaingan dalam arus perdagangan bebas.
Tingginya keperluan jumlah tenaga kerja dibidang ICT mengharuskan adanya media yang mampu menciptakan SDM TIK yang kompeten dan berdaya saing. Menumbuhkembangkan masyarakat yang mampu memanfaatkan TIK berarti meningkatkan pula kesejahteraan masyarakat itu sendiri. Dengan demikian, penanaman dan penyebarluasan budaya kepada masyarakat dalam pemanfaatan TIK di kehidupan sehari-hari harus terus ditingkatkan.
Nantinya, ada 8 (delapan) fokus aktivitas Bandung Techno Park yakni Research ang Development (R&D), Educational Training, Consultancy, Facility Provider, Business Mediation, Information Distribution, Certification, dan Production Support.Diharapkan, Bandung Techno Park dapat menciptakan tenaga ICT yang berkompeten dan berdaya saing serta menciptakan technopreneur di kalangan mahasiswa.
http://i257.photobucket.com/albums/hh205/poofybdg/BandungTechnoPark3.jpg

BANDUNG TECHNO PARK

Mengulas Bandung Techno Park

http://i257.photobucket.com/albums/hh205/poofybdg/bandungTechnoPark2.jpg

Awal tahun ini, kabar menggembirakan datang dari Bumi Parahyangan. Kalangan akademisi Institut Teknologi Telkom Bandung (ITTelkom) mengagas Bandung Techno Park. Tidak sepertihal techno park lainnya yang sudah dibangun di beberapa tempat di Tanah Air, BTP memfokuskan bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK/ICT).
BTP dibangun diatas lahan seluas 5 hektar yang disediakan oleh Yayasan Pendidikan Telkom, berlokasi di dalam kawasan pendidikan Telkom, tepatnya di Kampus Institut Teknologi Telkom, Terusan Buah Batu Dayeuhkolot Bandung. Dilengkapi 52 laboratorium TIK, dan sedikitnya terdapat 215 orang peneliti di bidang TIK. “Jumlahnya akan bertambah, bekerjasama dengan perguruan tinggi, kalangan akademisi serta peneliti lainnya,” papar Jangkung Rahardjo, Penanggung Jawab Bandung Techno Park.

http://farm3.static.flickr.com/2729/4440331558_2ac29a241e.jpg

Laboratorium-laboratorium tersebut dikelompokkan dalam Laboratorium Sistem Elektronika (4 lab), Laboratorium Sistem Jaringan dan Multimedia (3 lab), Laboratorium Pengolahan sinyal Informasi (3 lab), Laboratorium Transmisi Komunikasi (4 lab), Laboratorium Sistem Komunikasi (3 lab), Laboratorium Informatika Teori dan Pemograman (4 Lab), Laboratoria Rekayasa Perangkat Lunak dan Data (4 lab), Laboratoria Sistem Komputer dan Jaringan (4 Lab) , Laboratorium Rekayasa Industri (15 Laboratorium).
Menurut Rahardjo, Bandung Techno Park dirintis sejak 2006 melalui permohonan pada Dirjen Depperin. “Ide kami mengembangkan Techno Park khusus ICT,” papar Raharjo. Awal 2007, Departemen Perindustrian, melalui Dirjend IKM memberikan izin pada kalangan akademik ITTelkom mengembangkan UPT Telematika sekaligus memberikan hibah perangkat . Hingga 2009, Depperin kembali memberikan bantuan pembangunan Pusat Disain Telekomunikasi untuk memproduksi desain-desain sistem maupun perangkat telekomunikasi. Dua lembaga (UPT Telematika dan Pusat Desain Telematika) bantuan Departemen Perindustrian tersebut , menjadi cikal bakal Bandung Techno Park.
“UPT Telematika bertujuan untuk menumbuhkan dan membina industri kecil dan menengah di bidang ICT. Sedangkan, PDT nantinya akan lebih banyak kegiatan-kegiatan riset aplikatif,” ujarnya.
Bandung Techno Park memfokuskan 8 bidang, yaitu Research & Development, Vocational Training and Human Resource Certification, Consultaty, Facility Provider, Business Mediation, Technical & Business Information Center, Product Certification,dan Production Support
Rahardjo mengatakan riset-riset yang dihasilkan akan dikategorikan menjadi riset dasar dan terapan. Riset terapan akan dikembangkan di PDT (Pusat Desain Telematika) menjadi desain produk dan dibuatkan prototipe, dalam bentuk sistem maupun perangkat. “Secara tidak langsung paten akan tumbuh dengan subur dari sini. Prototipe-prototipe tersebut akan melalui prosedur sertifikasi hingga dinyatakan layak diproduksi massal,” ujarnya.
Kendati, dihasilkan prototype dengan spesifikasi tertentu, namun Rahardjo mengakui khusus teknologi ICT harus mampu mencapai standar nasional, dan Internasional. “Apalah artinya BTP bisa memproduksi prototipe sistem atau perangkat tetapi tidak penuhi standar sehingga tidak dapat digunakan masyarakat luas. Justru disinilah peran ABG (academician, business, goverment-red) tadi, khususnya pemerintah yang bertanggung jawab menetapkan aturan tersebut melalui badan standardisasi,” ujarnya.
BTP ditargetkan mampu menghasilkan prototipe per tahun yang siap diserap industri. Pada tahun ini (2010) ditargetkan kerjasama dengan 10 industri. Rahadjo mengatakan, BTP diharapkan bisa membantu menyerap investasi telekomunikasi di Indonesia untuk konten lokal. Tercatat saat ini investasi telekomunikasi di Indonesia sekitar Rp 300 triliun, namun baru 5 persen di antaranya yang dimanfaatkan oleh konten lokal.
“Dengan kebijakan pemerintah sekarang dimana lokal konten minimal 30 persen, memberikan harapan baru bagi produksi dalam negeri untuk mampu bersaing dengan produk luar,” ujarnya.
Investasi pembangunan BTP dilakukan secara bertahap. Pada tahun ini, kucuran dana mencapai Rp 9 miliar. Sedangkan pada 2011, direncanakan ditanamkan lagi sekitar Rp 17 miliar, dan pada 2012 sebesar Rp 31 miliar. Hingga 2013, investasi yang ditanamkan BTP akan mencapai 24 miliar.
Menurut Rahardjo, pendanaan pembangunan tahap awal bersumber dari Yayasan Pendidikan Telkom melalui ITTelkom, dan dalam pengembangannya mendapat bantuan Departemen Perindustrian melalui pembangunan UPT dan PDT. “Diharapkan dimasa depan, provinsi, kabupaten serta kalangan industri besar ikut berperan mengembangkannya,” ujarnya.

http://photos-e.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs175.snc3/20275_1371858624517_1473308094_30966725_4891980_n.jpg
Targetkan 10 Prototipe per Tahun

Bandung Techno Park (BTP) berniat menjadi ‘kawah candradimuka’ produk-produk IT nasional. Targetnya, per tahun minimal ada 10 prototipe produk yang siap diadopsi industri yang lahir dari BTP.
Dengan target tersebut, BTP diharapkan bisa membantu menyerap investasi telekomunikasi di Indonesia untuk konten lokal. Saat ini investasi telekomunikasi di Indonesia diperkirakan mencapai Rp 300 triliun, namun baru 5 persen di antaranya yang dimanfaatkan oleh konten lokal.
Demikian seperti diungkapkan oleh Penanggung Jawab BTP, Jangkung Raharjo, saat berbincang dengan detikINET Rabu (13/1/2009). “Kami hanya sampai proses prototipe. Untuk produksi masal kami serahkan kepada industri. Ya, minimal di tahun pertama ada 10 prototipe,” paparnya.
Meski demikian, Jangkung mengaku belum mempersiapkan skema kerjasama dengan tenant ataupun pelaku industri kecil menengah yang akan memanfaatkan fasilitas yang dimiliki oleh BTP ini. “Sudah banyak yang SMS ke saya untuk bisa bergabung. Terus terang saya belum memikirkan bagimana pola kerja samanya. Karena selama ini mereka gratis memanfaatkan fasilitas yang kita miliki,” ungkapnya.
Hak Paten
Rupanya program sejenis BTP sebelumnya telah digelar dnegan nama Unit Pelayanan Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPT TIK). Kegiatan UPT TIK ini dilakukan sejak 2007 dengan bantuan dari Departemen Perindustrian RI dan didukung juga oleh Disperindag Jabar.
Selama ini kegiatan di UPT TIK telah menghasilkan beberapa prototipe yang beberapa di antaranya baru akan diajukan hak patennya. “Hasil yang kemarin sedang diusahakan hak patennya. Apakah kemudian diproduksi masal, itu tergantung dari industri. Itu kenapa kami juga menggandeng industri untuk terlibat aktif di sini,” tukasnya.
Jangkung berharap, BTP bisa menjadi wadah bisnis antara akademik, industri dan pemerintah. Akademisi bisa memberikan kontribusi berupa riset, pemerintah sebagai pembuat regulasi, sedangkan keuntungan finansial akan diperoleh industri sebagai penggerak roda ekonomi. “Kita bisa lakukan riset bersama dan sharing teknologi,” katanya.

Bukan Hanya Milik IT Telkom
Di akhir pembicaraan, Jangkung menegaskan bahwa BTP bukan hanya milik IT Telkom sendiri. Melainkan milik bersama dari masing-masing perguruan tinggi, bukan hanya di kawasan Jabar saja tapi juga di seluruh Indonesia.
Saat ini, model BTP sudah diterapkan di beberapa kota lainnya. Misalnya Cimahi dengan Cimahi Cyber City yang konsentrasi pada industri game dan animasi, Solo Techno Park yang fokus pada mesin dan Sragen yang menerapkan model balai latihan kerja.
“BTP ini bukan milik IT Telkom semata. Karena ilmu pengetahuan tidak terbatas pada ruang dan waktu. Kami justru ingin merangkul yang lain seperti ITB, UI dan ITS. Masing-masing kampus memiliki keunikan dan kelebihan, kita bisa saling melengkapi,” tutupnya.

GANDENG UI DAN ITB
Institut Teknologi Telkom (IT Telkom) tak akan sendiri saja dalam menggarap Bandung Techno Park (BTP). Mereka mengaku siap menggandeng Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB).
“Kami akan gandeng ITB dan UI untuk bergabung. Biar lengkap laboratorium yang ada,” ujar Penanggung Jawab BTP, Jangkung Raharjo usai peresmian pembangunan BTP di komplek kampus IT Telkom, Jalan Telekomunikasi, Kabupaten Bandung, Selasa (12/1/2009).
Saat ini, imbuhnya, BTP didukung oeh 42 laboratorium milik IT Telkom dan 215 peneliti dari IT Telkom. Dengan bergabungnya ITB dan UI, akan semakin menambah fasilitas serta hasil penelitian yang akan dihasilkan.
Menurut Jangkung, ITB memiliki kelebihan di bidang elektronika. Sedangkan UI memiliki laboratorium anechoic chamber untuk mengukur sinyal magnetik. Bahkan Jangkung pun melirik kampus lainnya di luar daerah Jabar seperti ITS Surabaya.
“Lab kami (IT Telkom – red) mungkin lab telekomunikasi yang paling lengkap. Kami punya 42 lab. Mulai dari lab GSM, CDMA serta lab-lab lainnya. ITB kuat di elektronika dan UI punya lab anechoic chamber. Atau ITS yang kuat di robotikanya. Kami akan perkaya resource yang ada,” ungkapnya.

2 Lembaga, 8 Fokus Bisnis
Saat ini ada dua lembaga yang dipersiapkan untuk menjadi bagian dari BTP. Yang pertama adalah Unit Pelayanan Teknis Teknologi Informasi dan Teknologi (UPT TIK) dan Pusat Desain Telekomunikasi (PDT).
Dijelaskan oleh Jangkung, UPT TIK bertujuan untuk menumbuhkan dan membina industri kecil dan menengah di bidang ICT. Sedangkan PDT nantinya akan lebih
banyak kegiatan-kegiatan riset aplikatif.
Secara keseluruhan, Jangkung mengatakan, ada 8 fokus bidang bisnis BTP nantinya. Fokus itu, menurut pria yang juga menjabat Dekan Fakultas Elektro dan Komunikasi IT Telkom tersebut, adalah:
  • research and development
  • educational training
  • consultancy
  • facility provider
  • business mediation
  • information distribution
  • certification
  • production support
Lokasi BTP sendiri akan berada di kawasan pendidikan telkom. Rencananya akan dibangun 6 gedung yang menunjang BPT itu sendiri. “Ada 6 gedung nantinya. Gedung Utama, gedung research and development, gedung pelatihan, gedung pergudangan dan gedung untuk kegiatan pembinaan,” ungkapnya.
Biaya untuk membangun gedung utama, saat ini diperkirakan sekitar Rp 4 miliar. Sedangkan dana yang digelontorkan oleh Yayasan Pendidikan Telkom adalah sekitar Rp 6 miliar, ini mencakup untuk pembangunan gedung utama dan akses jalan sepanjang 400 meter.
“Mungkin Yayasan Pendidikan Telkom membangun gedung utama. Mungkin dari stakeholder yang lain akan membangun gedung yang lainnya,” katanya.

Lepas UTS

Kamis, 12 Mei 2011


hah,.. huft,.. host host,.. lho...
hehehe, ini sudah lepas uTS, sejauh mata memandang
ku lihat nilai-nilaiku di Student Portal yah, ga jauh-jauh lah
kbnyakan sich angka 9 (tp terbalik=6) ke atas, wewW amazing bukan
anak o'on ini ternyata blm jg insyaf untuk mikirin nilai-nilainya yang sejelek mukanya
haduhh masii aja mau nikmatin masa remaja dengan main-main(padahal dah tua gt mukanya)
kalau di fikir kapan insyafnya untuk memburu nilai, weWw jangan tanya saya tapi, tanya sama
mba saya ni yang gaul gila gimana gt...
hobbynya galau,memang sialan tu orang.Hemm mmng blm knal genap setahun tapi kami sudah lengkep kya
... kya opo ya. yo wes lah byangin sendri kya apa. ya,knal baru di sni tapi kami saling ngejaga 
dan saya pun angkat dia jadi saudara dr salah satu keluarga baru saya di sini (semau-mau maen angkat'' aj>mmng kuat<)
Hemm memang saya bukan orang yang pintar, tapi bnyak yang bilang kalau saya cerdas(sumpah Pd bgt saya ni)
ya karna saya malasnya luar binasa dan di tambah lagi ada teman untuk bermalas-malasan
yah sudah lah pasrah hidup saya, yang di isi dengan 72% tidur, 20% maen, 5% belajar,3% dll. weWw sabar-sabar
belum selesai sampai di situ saja, mulai dari Tugas,Quis,Catetan di lakukan dengan rasa malas dan tanpa ada semangat.
kamar ku pun seperti kapal titanic setelah tenggelam di lautan. muka saya pun semakin meyakinkan o'on nya.
Ok saya mendengar dengan hidung kembang kempis hasil nilai anak-anak lain, weWw gigi saya sampai kering dengar mereka 
berkata kalau nilai''nya di atas 90 benar'' amazing. tanpa bercape ria pasti mreka mendapat index A
hohohohohoho sedangkan aku, IP sem 1 aj di bawah rata-rata standart anak kampus.
berasa yang paling pinter sendri saya, dengan fikiran anak o'on yang kePD'an >>> "wahh,ternyata amazing bgt saya tanpa 
belajar max mungkin mati matian sampe abisin kopi 5kg tp hasilnya ga mengecewakan, yah standart kelas bawah anak kampus lah" <<<
huft... Tapi saya iri setengah mampus dngn nilai yang mba saya ukir ini padahal podo ae malesnya karo aku. Tapi knpa malahan dia selalu setingkat lebih tinggi 
di banding ukiran nilai aku, huaaaaaaahuaaaaaaa galau gila gmna gt jadinya.rasanya pengen saya sembelih tu orang. ckckckck
tapi ga boleh gt, sebagai adik saya harus sabar. adik kan selalu ngalah sama mba nya.
Hemm di lihat-lihat nilai saya (yah,sedikit meningkat dari sem 1) saya fikir dulu nilai UTS saya kecil-kecil tapi saya bisa kok dapetin A ya walaupun dengan
keringat dingin.yahooo semangat, masa ga bisa si aku dpt IP lebih dari yang sebelumnya. tapi, dalam hati besar ku harus di pertahankan rasa malasnya. lho??
Oia, aku mau bilang kalau rata-rata semua temenku sekarang jadi pemburu semua. yah pemburu nilai. hemm hemm bagus-bagus, tapi aku masi meyakini bahwa aku cerdas
kecerdasanku yang di kalahkan rasa malas ga karuan ini. aku mulai mikir dan mulai mencari cari sesosok untuk tempat ku menyalahkan karna kemalasan ku ini.
yah, ku pikir ini dia orangnya.. ya mba ku ini, heu... tapi aku rasa Bukan nilai yang ku cari tapi kebahagiaan (mulai serius) yah kebahagiaan untuk menjalani semua 
aktivitas yang di jalankan, jikalau itu tidak membuat ku bahagia ya tak mau ku lakukan atau ku tunda dalam jangka waktu ntah brantah.
tapi kini ku dan mba sudah berjanji pada diri kami,kami akan berusaha (usaha kami tak meyakinkan -________-" ) untuk belajar sungguh-sungguh dan akan rajin
untuk mendapatkan ilmu yang berguna dan bermanfaat bagi nusa bangsa dan keluarga. LHo??? ...

inilah ruangan gubuk derita saya setelah terjadinya kerusakan pada kapal titanic 
(ga nyambung bgt coba)

mav saya bukan manusia sempurna!

Sabtu, 07 Mei 2011

Jenuh
mungkin itu yang terucap dari ku kini
lelahnya diriku akan sikap kalian
berulang ku coba bersabar
namun tak ada perubahan
ini bukan puisi
ini bukan cerita
juga bukan pantun
ini hanyalah coretan ukiran tulisan
yang ku buat menjadi rangkaian kata yang penuh
makna dalam bahasa 
sebagai penggambaran betapa kesalnya diriku
betapa marahnya diriku,.
ntah mereka yang tak ingin mengerti akan diriku
ataukah aku yang terlalu sensitif dan rapuh akan
perkataan kalian,. akan sikap yang kalian tunjukan
selalu ku mencoba mengerti dengan harapan
dapat di mengerti,. tapi mengapa setiap langkah
tindakanku di nilai salah di hadapan kalian,.
aku memang bukan sahabat yang baik untuk kalian
aku memang bukan sahabat yang bisa membuat kalian 
tertawa dalam kesendrian,tangisan,kesedihan,.
bahkan ku tak mengerti lebih akan kalian selain
seukiran nama,asal,tanggal lahir,,..
ku masi belum mengerti, siapa sebenarnya kalian??
Bagaimana sebenarnya sikap kalian,.
tangisan terus berderai merasa percumanya diriku selama ini
berada pada hidup nyata kalian,.
tapi,. tak lepas dari itu semua,. walau bukan yang terbaik dalam
hari hari kalian tapi aku selalu berusaha untuk berlaku dan memberikan yang
terbaik yang bisa ku lakukan untuk kalian,..
ma'af jikalau aku belum bisa menjadi teman,rekan,sahabat yang baik buat kalian,.