IBU

Rabu, 15 Desember 2010

Di kala resah ini kian mendesah dan menggalaukan jiwaku
Kau ada di sana …
Di saat aku terluka
hingga akhirnya…tercabik-cabiklah keteguhan hatiku
Kau masih ada di sana…

Ketika aku lelah dan semangatku patah 
untuk meneruskan perjuangan,
terhenti oleh kerikil –kerikil yang kurasa 
terlampau tajam
hingga akhirnya aku pun memilih jeda!!!
Kau tetap ada di sana…
memberiku isyarat untuk tetap bertahan

Ibu…kau basuh kesedihanku, 
 kehampaanku dan ketidakberdayaanku
Kata-katamu laksana embun di padang gersang nuraniku
memberiku setitik cahaya dalam kekalutan berfikirku
Kau labuhkan hatimu untukku, dengan tulus tak berpamrih

Kusandarkan diriku di bahumu
Terasa…kelembutanmu menembus dinding-dinding kalbuku
Menghancurleburkan segala keangkuhan diri
Meluluhkan semua kelelahan dan beban dunia
Dan membiarkannya tenang terhanyut bersama kedalaman hatimu

Kutatap perlahan…
matamu yang membiaskan ketegaran dan perlindungan
Kristal-kristal lembut yang 
 sedang bermain di bola matamu,
jatuh…setetes demi setetes
Kau biarkan ia menari di atas kain kerudungmu

Ibu…
Nasihatmu memberi kekuatan untukku
senyummu menjadi penyangga kerapuhanku
untuk ,menapaki hari-hari penuh liku
 semoga semua itu tak akan pernah layu!

ibu...
cinta dan kasih sayang mu tak kan
pernah layu dalam hidupku...
I LUV u...


ibuku wanita yang kuat yg ku sayangi dan menjadi panutan d setiap langkah ku

4 komentar:

Dian mengatakan...

2 jempol deh..
buatnya saat merantau apa ya?

Nurjannah mengatakan...

ia kak,.. saad aq sendri dalam kehancuran n tak da nya ketegaran untuk ku bangkit dr keterpurukan..
hehe

Dian mengatakan...

sip..dari pada nglakuin hal yang enggak-enggak saat down..mending di tulis aja kan ya..horeee..

Nurjannah mengatakan...

ia kak,.. hehehe

Posting Komentar