sesal yang tak tergapai

Kamis, 31 Maret 2011


semilir angin yang membawa keraguan dalam hidupku
ntah apa yang membuat ku bimbang akan semua yang sudah terlalui
masih belum jelas tersamarpun tidak akan hidup
berjalan hanya berjalan
mengikuti apa yang ada, teraturnya menuju cahaya matahari
tanpa mengetahui arti dari apa yang ku tuju
semakin cepat berlangkah bersama waktu dalam keheningan
hujan badai menerpa semakin membuat goyah akan diri
seribu kata terucap dalam fikiran untuk membuat 
diri semakin kokoh,
berdiri, tanamkan pada diri,.
berdiri tegak,bisa..
tentu bisa,.
tak ada alasan untuk tidak bisa
tapi...
tak cukup untuk membuat jiwa semakin mengerti akan hidup ini
pencarian jati akan diri masi berjalan dalam kegelapan 
hiruk pikuk kehidupan semakin membuat lemahnya jiwa akan keraguan
siapa aku??
mau jadi apa aku??
yakinkah aku akan masa depan??
salahkah langkahku??
benarkah tindakanku???
dewasakah diriku???
setelah pertanyaan terngiang, mengobrak abrik fikiran.
ku pun terdiam
dan lagi lagi hanya bisa terdiam,.
teriak pun tak sanggup ku gapai,.
tertahan dalam hati ,.
mejadi belenggu jiwa yang sangat mengganggu,..
aku benci akan ini,..
akan diri ini yang mengesalkan hati

3 komentar:

Dian mengatakan...

semangat..hari yang lalu gak mungkin berulang. kata amak juga kan nda boleh uni terus-terus menyesal. nda baik. mari sama sama mengingatkan buat semangat....

Desti Wulandari mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Nurjannah mengatakan...

kak doni :
siap menuju semangat kak :)
jadi pribadi yang lebih semangat :D

Posting Komentar